Lama sudah saya tidak kelola lapak ini, mungkin kalo
dagangan dah gulung tikar yak. Dan saya paling senang pake alasan pekerjaan,
tapi toh ada jugaji yg bisa nulis sambil tetap kerja… yah namanya juga alasan.
Pulang cape’ tepar blum lagi urus ini itu.
Inspirasi kali ini datang dari pekerjaanku. Saya senang
menggunakan kata inspirasi coz sangat inspiratif halah… yah pekerjaanku sebagai
orang dibidang kesehatan, perawat gan. Orang bilang pekerjaan ini sangat mulia,
semulia pekerjaan soerang guru, tapi ada juga yang memandang sinis kasihan. Yah
itu hak mereka sebagai manusia, memiliki sisi pandangnya sendiri.
Sebagai perawat, ada banyak hal yang kita lihat setiap
harinya, perawat memiliki sisi pandangnya sendiri yang kadang sangat berbeda
dengan orang awam lainnya, nda percaya? Coba Tanya sama perawat lain. Perawat itu,
menjadi saksi pada bagian terpenting dari hidup seseorang, yah saksi bagi awal
dan akhir kehidupan.
Menjadi saksi akan sakitnya perasaan seseorang yang
ditinggalkan orang yang dikasihinya, kehilangan orang yang selama ini menjadi
sandaran punggungnya.
Menjadi saksi kebahagiaan menjadi seorang ayah dan ibu baru.
Yang melahirkan seorang makhluk Allah yang lucu sangad..
Manjadi saksi kesetiaan seorang suami yang menjaga istrinya
yang telah berbulan dan bertahun mengalami penyakit yang sulit disembuhkan
bahkan tidak akan sembuh selamanya kata dokter.
Menjadi saksi kesabaran dan ketabahan istri mendampingi
suaminya yang kesakitan, dan ketegarannya sementara sang suami tak berdaya
menjamin kelanjutan hidup keluarganya.
Menjadi saksi kakek dan nenek yang tetap langgeng meski
termakan usia. Saya selalu tersenyum setiap kali melihat hal ini dan berharap
dalam hati untuk memiliki kesempatan seperti mereka. Yang dari gurat wajah si
kakek terdapat ketegasan dan kelembutan serta kesabaran yang dimiliki sang
nenek. Ah indahnya, tapi saya yakin itu tidak di dapatkan dengan sangat mudah,
mereka juga pastinya pernah diterjang badai hidup dan itu pasti… inilah bukti
kekuatan cinta… halah mellow pagi-pagi…
Ada banyak lagi kawan celah-celah hidup yang akan kau lihat
jika menjadi seorang perawat. Kau bisa menjadi orang yang sangat perasa atau
orang yang hatinya mati sama sekali. Kau akan menjadi orang yang berhati lembut
dan perasa mana kala kau menggunakan sepenuh hatimu untuk membantu mereka yang
kesulitannya setiap hari memenuhi lapang pandangmu. Dan kau akan menjadi orang
yang mati hatinya, jika yang kau lakukan hanya kewajibanmu dan yang kau kejar
adalah penghargaan, harta dan jabatan. Karena kepekaanmu akan hilang seiring
dengan setiap kejadian pilu yang menimpa retinamu. Yang hilang bersama aliran
keringatmu. Itu jika kau tidak menjaga hatimu tetap lembut dan berusaha
melembutkannya.
Seseorang pernah berkata padaku, jadilah keluarga dari pasienmu,
maka kau akan membantunya dengan sepenuh hatimu.. dan itu BENAR….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar